Senin, 05 Januari 2015

Sejarah Internet

Internet merupakan jaringan komputer yang dibentuk oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat pada tahun 1969, melalui proyek ARPA yang disebut ARPANET (Advanced Research Project Agency Network), di mana mereka mendemonstrasikan bagaimana dengan hardware dan software komputer yang berbasis UNIX, kita bisa melakukan komunikasi dalam jarak yang tidak terhingga melalui saluran telepon. Proyek ARPANET merancang bentuk jaringan, kehandalan, seberapa besar informasi dapat dipindahkan, dan akhirnya semua standar yang mereka tentukan menjadi cikal bakal pembangunan protokol baru yang sekarang dikenal sebagai TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol).
Tujuan awal dibangunnya proyek itu adalah untuk keperluan militer. Pada saat itu Departemen Pertahanan Amerika Serikat (US Department of Defense) membuat sistem jaringan komputer yang tersebar dengan menghubungkan komputer di daerah-daerah vital untuk mengatasi masalah bila terjadi serangannuklir dan untuk menghindari terjadinya informasi terpusat, yang apabila terjadi perang dapat mudah dihancurkan.
Pada mulanya ARPANET hanya menghubungkan 4 situs saja yaitu Stanford Research Institute, University of California, Santa Barbara, University of Utah, di mana mereka membentuk satu jaringan terpadu pada tahun 1969, dan secara umum ARPANET diperkenalkan pada bulan Oktober 1972. Tidak lama kemudian proyek ini berkembang pesat di seluruh daerah, dan semua universitas di negara tersebut ingin bergabung, sehingga membuat ARPANET kesulitan untuk mengaturnya.
Oleh sebab itu ARPANET dipecah manjadi dua, yaitu "MILNET" untuk keperluan militer dan "ARPANET" baru yang lebih kecil untuk keperluan non-militer seperti, universitas-universitas. Gabungan kedua jaringan akhirnya dikenal dengan nama DARPA Internet, yang kemudian disederhanakan menjadi Internet.
Tahun 1971, Ray Tomlinson berhasil menyempurnakan program e-mail yang ia ciptakan setahun yang lalu untuk ARPANET. Program e-mail ini begitu mudah sehingga langsung menjadi populer. Pada tahun yang sama, ikon "@" juga diperkenalkan sebagai lambang penting yang menunjukkan “at” atau “pada”. Tahun 1973, jaringan komputer ARPANET mulai dikembangkan ke luar Amerika Serikat.
Komputer University College di London merupakan komputer pertama yang ada di luar Amerika yang menjadi anggota jaringan Arpanet. Pada tahun yang sama, dua orang ahli komputer yakni Vinton Cerf dan Bob Kahn mempresentasikan sebuah gagasan yang lebih besar, yang menjadi cikal bakal pemikiran internet. Ide ini dipresentasikan untuk pertama kalinya di Universitas Sussex.
Hari bersejarah berikutnya adalah tanggal 26 Maret 1976, ketika Ratu Inggris berhasil mengirimkan e-mail dari Royal Signals and Radar Establishment di Malvern. Setahun kemudian, sudah lebih dari 100 komputer yang bergabung di ARPANET membentuk sebuah jaringan atau network. Pada 1979, Tom Truscott, Jim Ellis dan Steve Bellovin, menciptakan newsgroups pertama yang diberi nama USENET. Tahun 1981 France Telecom menciptakan gebrakan dengan meluncurkan telpon televisi pertama, dimana orang bisa saling menelpon sambil berhubungan dengan video link. Karena komputer yang membentuk jaringan semakin hari semakin banyak, maka dibutuhkan sebuah protokol resmi yang diakui oleh semua jaringan. Pada tahun 1982 dibentuk Transmission Control Protocol atau TCP dan Internet Protokol atau IP yang kita kenal semua. Sementara itu di Eropa muncul jaringan komputer tandingan yang dikenal dengan Eunet, yang menyediakan jasa jaringan komputer di negara-negara Belanda, Inggris, Denmark dan Swedia. Jaringan Eunet menyediakan jasa e-mail dan newsgroup USENET.
Untuk menyeragamkan alamat di jaringan komputer yang ada, maka pada tahun 1984 diperkenalkan sistem nama domain, yang kini kita kenal dengan DNS atau Domain Name System. Komputer yang tersambung dengan jaringan yang ada sudah melebihi 1000 komputer lebih. Pada 1987 jumlah komputer yang tersambung ke jaringan melonjak 10 kali lipat manjadi 10.000 lebih.
Tahun 1988, Jarko Oikarinen dari Finland menemukan dan sekaligus memperkenalkan IRC atau Internet Relay Chat. Setahun kemudian, jumlah komputer yang saling berhubungan kembali melonjak 10 kali lipat dalam setahun. Tak kurang dari 100.000 komputer kini membentuk sebuah jaringan. Tahun 1990 adalah tahun yang paling bersejarah, ketika Tim Berners Lee menemukan program editor dan browser yang bisa menjelajah antara satu komputer dengan komputer yang lainnya, yang membentuk jaringan itu. Program inilah yang disebut www, atau World Wide Web.

Tahun 1992, komputer yang saling tersambung membentuk jaringan sudah melampaui sejuta komputer, dan pada tahun yang sama muncul istilah surfing the internet. Tahun 1994, situs internet telah tumbuh menjadi 3000 alamat halaman, dan untuk pertama kalinya virtual-shopping atau e-retail muncul di internet. Dunia langsung berubah. Pada tahun yang sama Yahoo! didirikan, yang juga sekaligus kelahiran Netscape Navigator.

Sabtu, 03 Januari 2015

Informasi Gunung Binaiya

Gunung Binaiya yang memiliki ketinggian 3027 mdpl terletak di Kabupaten Maluku Tengah, Provinsi Maluku. Gunung ini berada di Kawasan Taman Nasional Manusela, Ambon, Pulau Seram (Magical Island). Kawasan ini merupakan gabungan dari Cagar Way Noa dan Cagar Alam Way Mual dengan ketinggian 0 – 3027 mdpl (Puncak MutiaraNusa Ina/Puncak Binaiya). Untuk mencapai Puncak Binaiya ada dua jalur yang biasa digunakan untuk pendakian, yaitu Jalur Mosso (sisi Selatan) dan Jalur Wahai (sisi Utara).

Rute Perjalanan Gunung Binaiya via Jalur Mosso (Selatan)
No
Rute
Keterangan
Waktu Tempuh
1
Ambon – Masohi  
Bus
  8 jam 40 menit
2
Masohi – Tehoru
Bus
  3 jam 20 menit
3
Tehoru – Mosso
Ketinting (Longboat)
  1 jam 40 menit

Rute Pendakian Gunung Binaiya via Jalur Mosso (Selatan)
No
Rute
Keterangan
Waktu Tempuh
1
Mosso – Pohon Cengkeh
Trekking
  1 jam 25 menit
2
Pohon Cengkeh – Rumah Bambu (Dusun Sinahari) (531 mdpl)

  2 jam 40 menit
3
Rumah Bambu – Liang I (Amarwele) (628 mdpl)

  1 jam 10 menit
4
Liang I – Kuburan Keramat Satu Jengkal (Sike Wailala)

  1 jam   5 menit
5
Kuburan Keramat – Liang II (Kiri Wailala)

  2 jam 20 menit
6
Liang II – Wailala

            50 menit
7
Wailala – Pinggiran Wailala (902 mdpl)

  1 jam 50 menit
8
Pinggiran Wailala – Liang III (1058 mdpl)

            50 menit
9
Liang III – Waitapakastamu (Sungai Kecil)

  1 jam 15 menit
10
Waitapakastamu – Kaki Gunung Huale

  1 jam
11
Kaki Gunung Huale – Puncak Huale (1727 mdpl)

  1 jam
12
Puncak Huale – Nasalala (Kayu Lobang)

  1 jam 15 menit
13
Nasalala – Liang IV (Pasaseha) (1138 mdpl)

  3 jam
14
Liang IV – Desa Manusela (718 mdpl)

  3 jam 20 menit
15
Desa Manusela – Dusun Maraina

            15 menit
16
Dusun Maraina – Dusun Sellumena (via Jalur Wai Isal) (721 mdpl)

  5 jam 15 menit
17
Dusun Sellumena – Jembatan Belanda (Jembatan Batu)

  1 jam 40 menit
18
Jembatan Belanda – Desa Kanikeh (via Lorong Angin)

  3 jam 30 menit
19
Desa Kanikeh – Waihuhu (via Kesehari, Waianasela, Leo Soa Pung Batu) (1971 mdpl)

  7 jam
20
Waihuhu – Waipuku (2989 mdpl)

  3 jam 50 menit
21
Waipuku – Puncak Mutiara Nusa Ina (Puncak Binaiya)

              5 menit

Total : Mosso – Puncak Binaiya

43 jam 45 menit


Informasi Gunung Slamet

Gunung Slamet memiliki ketinggian 3428 mdpl terletak di 4 Kabupaten, yaitu Banyumas, Brebes, Tegal, dan Pemalang, Provinsi Jawa Tengah. Gunung ini merupakan gunung tertinggi kedua di pulau Jawa dan merupakan gunung tertinggi di Jawa Tengah. Gunung Slamet memiliki letak geografis. Ada 6 jalur pendakian yang biasa digunakan untuk mencapai Puncak Slamet, yaitu Jalur Bambangan, Jalur Baturraden, Jalur Kaliwadas, Jalur Guci, Jalur Dukuh Liwung, dan Jalur Jurangmangu. Berikut akan dijelaskan jalur pendakian Gunung Slamet melalui Jalur Guci yang akan dijelaskan dalam bentuk tabel.

Rute Perjalanan Gunung Slamet via Jalur Guci
No
Rute
Keterangan
Waktu Tempuh
1a
Purwokerto – Yomani (Jur Tegal)
Bus
    1 jam
1b
Tegal – Yomani (Jur Purwokerto)
Bus
              45 menit
2
Yomani – Pasar Tuwel
Bus
              45 menit
3
Pasar Tuwel – Guci
Colt Pick-up
              10 menit

Rute Pendakian Gunung Slamet via Jalur Guci
No
Rute
Keterangan
Waktu Tempuh
1
Pasar Objek Wisata Guci – Perempatan  
Trekking
               5 menit
2
Perempatan – Simpang

   1 jam 23 menit
3
Simpang – Pos I (Pondok Pinus)

               2 menit
4
Pos I – Pos II (Pondok Cemara)

   1 jam 40 menit
5
Pos II – Pos III (Pohon Pasang)

             55 menit
6
Pos III – Pos IV

   2 jam   5 menit
7
Pos IV – Camp Sumber Toya

             10 menit
8a
Camp Sumber Toya – Mata Air

               3 menit
8b
Camp Sumber Toya – Pos V (Pondok Edelweiss)

             15 menit
9
Pos V – Pelawangan Guci

             30 menit
10
Pelawangan Guci – Jalur Ngedap

   1 jam
11
Jalur Ngedap – Puncak Guci

   1 jam 35 menit
12
Puncak Guci – Segoro Warian

             10 menit
13
Segoro Warian – Segoro Wedi (Pasir Hitam)

             15 menit
14
Segoro Wedi – Puncak Slamet (3428 mdpl)

             15 menit

Total : Guci – Puncak Slamet

10 jam 20 menit